Ads 468x60px

Labels

Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2015

Kekasih Yang Terabaikan

Jelaga itu Semakin menghitam
Semakin Jelas tak nampak sedikitpun cahaya 
Hanya kegelapan yang menyibak
Mengintai dengan seringai tawa meremehmu.

Selasa, 27 Oktober 2015

Jaring-Jaring Semu Yang Nyata


Waktupun Berlalu
Bukan Sebentar Namun Bertahun
Berharap Nyata Menjadi Semu, Hilang Tanpa Bekas
Lebur Luruh dengan Waktu.
Apakah Hilang?
Tidak, Tidak Sedikitpun.

Kamis, 16 Mei 2013

Butterfly

Mbulet seperti benang kusut
Kadang Kosong
Ingin memikirkan ide, tapi payah
Yang tersisa hanya memori yang terkadang tak sengaja terpindai oleh desiran hati

Sekarang aku nggak bisa menebak dan meyakini
Apa masih sama?
Atau mungkin berusaha menyembunyikannya di balik segumpal hati?
Yang terkadang juga tak sengaja terpindai oleh desiran hati.

Kamis, 29 Maret 2012

Kosong.


Kosong...
Sepi...
Sunyi...
Mungkinkah Hampa?
Entahlah...

Tak ada kata yang bisa aku rangkai
Tak ada bait yang bisa aku tulis.

Senin, 26 Desember 2011

Sekarang tak lagi sama.


Galau juga rasa hati saat kamu kembali muncul...
Tak bisa aku elakkan bahwa aku memang menyayangimu..

Tapi ya sudahlah....
Bukankah semua sudah kita coba?
Sudah kita lalui?

Tapi hanya nyeri yang tercipta,
Hanya sesak yang mendera...
Menimbulkan jerit hati yang tertahan
Meledakkan isak yang berkepanjangan


Sudahlah.....
Kini semua sudah tak sama..
Bukan aku tak tahu isyarat yang kau beri
Sudah lama aku fikirkan

Sudahlah...
Aku tak bisa mengabaikan hati yang lain
Maafkan aku, aku sungguh sangat menyayangimu..
"Kita berpisah bukan karena Benci"
"Tapi mungkin ini yang harus terjadi"

Maafkan Aku
Aku tak bisa menemuimu di akhir tahun
Tahun ini dan mungkin untuk tahun tahun selanjutnya.

Jumat, 14 Oktober 2011

Kupu-Kupu Ungu.




Aku...!
Apa yang harus aku katakan?
Maaf jika aku menyakitimu,
Maaf jika aku mencabik hatimu,
Maaf jika aku maracuni otak kirimu

Maaf...!
Maaf...!
Maaf...!
Aku tidak bermaksud seperti itu.

Aku sudah merasio otak kiriku
Tapi kurasa otak kananku yang menang dalam pertempuran ini.

Apa yang harus aku lakukan?
Maaf jika aku menyakitimu,
Maaf jika aku mencabik hatimu,
Maaf jika aku meracuni otak kirimu.

Aku tidak bermaksud seperti itu.
Aku hanya mencoba merasio otak kiriku,
Kuharap kamupun begitu.

Jika harus aku katakan,
Sungguh aku menyayangimu.
Bukan palsu, faktanya itu.

Maafkan Aku...!
Aku hanya merasio otak Kiriku.

Kamis, 13 Oktober 2011

"Batas Waktu"


Pagi itu diam...
Ketika pucuk-pucuk bakau terpaku bisu
Membawa jiwaku mengembara hingga menembus batas lamunanku

Disini,
Masih kusimpan setangkup rindu untukmu
Disudut hati dimana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku.

Entah masih sanggupkah tangan ini melukis langit dan menggambar garis-garis ayu wajahmu diantara rindu yang menghempaskanku?
Atau biarkan saja angin menghapus jejakmu?
Mungkin aku akan terus menanti hingga kau sadari dan kau kembali disini(Agustus2010).

Jejakmu masih disini
Mencabik hati meracuni imaji
Kurasa aku harus pergi
Bukan karena kusakit hati
Tapi memang inilah yang harus terjadi.

AKU PERGI.

Selasa, 04 Oktober 2011

Miss Someone


Lelah Ragaku
Lelah Jiwaku
Menapak Tilas Perjalanan Waktu
Bayangan itu tlah hilang
Wajah itu sudah tidak kukenali lagi konon.

Andai bisa kuhapus memori
Membuang semua imaji tentangmu
Pasti endingnya tidak seperti ini

Rasa itu tiba-tiba menyergapku
Rindu, kesal,atau hanya sekedar rasa iba?

ENTAHLAH!...

Aku tak dapat menafsirkan arti rasa itu
Ingin kubuang jauh
Tapi tetap membekas dibenakku

Kau bagai ayang-ayang
Selalu menguntitku
Nyata kulihat tapi tak bisa kusentuh

Biarlah seperti itu
Mungkin emang maumu seperti itu.

Selasa, 23 Agustus 2011

Tiada Jawab!


Dia..
Iya Dia...
Dia Hilang Bersama Harap
Harap yang menggatung, menggebu namun tertahan.
Dia hilang ditelan pekat malam,
Tak berbekas walau dipucuk daun kala fajar.

Dia....
Dia sirna perlahan dengan berlalunya hari
Semakin pudar.
Itu fikirku.
Apa benar?
Apa fikirnya?

Aaaah....
Tak usahlah kurisau mencari jawab.
Bukankah kau pergi dengan berjuta tanya?
Tanya yang pasti membuatmu kesal.

Biarlah tanya tak pernah terjawab
atau mungkin inilah jawabnya.
Entahlah!

Jumat, 01 Juli 2011

Tuhan, Please...Jadikan Dia Yang Terakhir Untukku!


Semalam...
Menerawang menatap langit aku sendiri
Andai dapat kutunjuk satu bintang tuk menemani
Kupastikan dirimu menjadi bintang dalam hidupku

Tuhan..
Jadikan dia yang terakhir dalam hidupku

Gadis...
Dirimu hadir begitu saja dalam hatiku
Layaknya hujan yang turun tanpa bertanya dulu kepada bumi

Bumipun tersenyum menyambut sejukmu menghapus gersang yang tlah lama bersemayam

Tuhan...
Tolong berikan dia rasa
Agar dirinya menjadi Ratu hatiku

Minggu, 19 Juni 2011

Hujan Malam Ini!


Malam...
Pekatmu hadirkan hujan dinginkan tubuhku.
Dalam dingin lamunanku, entah mengapa aku teringat akan seseorang
Seseorang yang pernah mencintaiku dengan sangat.
Tetapi aku abaikan dengan mudahnya.
Kini dia benar-benar pergi.

Aku harap kamu mendapatkan kebahagiaan di sana.

Hanya penggalan kalimat ini yang bisa aku baca sekarang!

"Aku tahu jalan kita sangat terjal
Lebih terjal dari puncak mahameru kurasa
Resah,bimbang pasti adA tapi percayalah
Genggam erat saja tanganku jangan kau lepaskan
Mewujudkan mimpi kita memang tidak mudah
Tapi yakinlah Tuhan bersama kita
Dayung sudah kita kayuh sayang!
Semoga Tuhan tidak membelokkan arah dari tujuan yang kita inginkan
one more again i wan to talk you"I LOVE U"
(Tue, 20 Apr 2010 04:23:30 GMT)

Ada sedikit nyeri menyergap jiwa fanaku
Saat terlintas beban yang menggelayut dipundak kekasihku
Sungguh aku tidak meragukanmu
Aku coba tersenyum tegaskan hatiku
Serta merta menghapus ragu itu dengan sejuknya embun yang bergelayut manja pada dedaunan spanjang perjalanku pagi tadi
Hujan mengguyur kota kecilku
Seakan tau beban yang kita coba jadikan tujuan bahagia kita
Aku disini menunggu kabar baik dari kekasihku
I will always love u.
(Fri, 23 Apr 2010 02:50:24 GMT)

Kutuliskan lagu cinta untuk dirimu diseberang sana
Kuharap kau tiada gundah menanti bahagia kita
Kan kujaga janji kita sampai dan setelah waktu itu tiba
Tiada gundah kini kurasa,karena kuyakin kita sama
Lihatlah timur dimana matahari terbit sayang!
Disana aku selalu ada untukmu
Every time, every hour,every day, every week, every mont, every year.
I Miss U.
(Mon, 26 Apr 2010 00:45:51 GMT)"

Entah Tuhan yang tidak mengijinkan CINTA kita
Atau mungkin Tuhan marah dengan rencana sombongku untuk bersamamu

Di luar masih hujan dan aku masih memikirkanmu


Jumat, 17 Juni 2011

Akunya Aku, Bukanlah Aku !


Aku !
Ya Aku ! lELAKI TANPA NURANI.
Aku tinggalkan goresan menganga disetiap hati yang kusinggahi
Tanpa ada sedikitpun rasaku untukmu
Aku terlahir sebagai penebar petaka
Dengan bakat alam yang terselip disetiap sudut jiwa dan jasadku!

Mungkin setan yang menghuni jiwaku
Atau mungkin genderuwo?
Dengan pongahnya akan membakar jiwa-jiwa kesepian memberi harapan semu

Aku datang menawarkan rasa
Rasa CINTA bagi hati-hati yang merana
Akan kubasuh luka dan kesepianmu hingga kau terbang ke awang-awang
Aku akan berkata padamu "Kemari datang padaku, lupakan sedih duka laramu..simpanlah sedih dan dukamu untuk duka yang lebih dalam lagi"..

Ku berikan Rasa yang tak pernah kau reguk
Hingga kau lupa siapa dirimu
Hingga kau lupa rasa sakit itu
Hingga batas perjanjian itu berakhir
AKU AKAN PERGI TANPA BEBAN!

Sringai itu!
Sringai yang terpantul setiap aku menatap cermin
Sringai kesombongan yang selalu dia tampakkan

Ingin aku membunuhnya
Ingin kugantung dilangit-langit kamarku
Setiap kali Dia mengintai dibalik telingaku dengan sringai itu
Aku geram, tak bisa menyentuhnya
Dia berkata"HEI APA TAK BOSAN KAU BERNURANI? nikmati saja yang ku berikan.
Sambil tertawa puas dia mengejekku..
Sungguh pesona yang memabukkan..
Aaaaahhhhhhhhhhhh.....
Akupun terkadang terbawa oleh pesonanya

Aku! "SIMPANLAH KESEDIHANMU UNTUK KESEDIHAN YANG LEBIH DALAM LAGI".
Akunya Aku Bukanlah Aku.

Senin, 06 Juni 2011

Kamu Laela Ku!


"JANGAN SELALU MARAHI AKU, AKU AKAN SELALU MENJADI BAYANGANMU, JANGAN KAU INJAK! SAKIT"!Kata-kata yang kamu lontarkan diakhir pesan singkatmu.

Seketika aku tertunduk kutarik nafas panjang
Ku ambil sebatang rokok, kunyalakan dan kuhisap dalam-dalam
Kuhembuskan dengan luapan perihku atas kata-katamu
Badanku lemas, meradang lunglai

Aku terdiam..
Tanpa ku beri aba-aba otakku mereview kenangan bersamamu
Dimana canda tawa konyol warnai hari-hari itu
Aku bahagia bersamamu

Amarah..
Amarahmu yang tidak pernah aku mengerti
Amarahmu yang selalu muncul tiba-tiba tanpa aku tahu sebabnya
Apa kamu tidak sadar?
Amarahmu yang menciptakan kacamata kuda kasat mata yang kamu pasangkan diwajahku dengan tali kekang ditanganmu agar aku tidak menoleh ke kakan dan kiri.

Laela...
Sungguh, Kamu tidak perlu melakukan itu
Sungguh kamu tidak perlu itu
Kamu cukup "PERCAYA PADAKU"
Aku pastikan aku adalah milikmu selalu
Hanya itu.

Lima tahun kebersamaan kita
Hingga sampai saat ini, hampir sewindu aku menunggu
Hanya lelah yang kudapat
Sedikitpun kamu tak pernah percaya padaku

Laela...
Kamu tidak tahu
Betapa letihnya hati ini pikirkanmu
Dan kamu tidak tahu
Sungguh kamu tlah membuatku menangis

Masih tergambar jelas dimataku isi pesan singkatmu
Mudahnya kamu berkata seperti itu?
Padahal kamu tidak tahu DISINI AKU SELALU MENANTIKANMU
Bagaimana aku bisa menginjakmu?
Menciummu saja kulakukan dengan hati-hati
Dengan jiwa berpagutkan cinta

Kapan kamu akan sadar?
Apakah hingga ajal takkan tiba?
Entahlah! " LAELA".
Aku tidak pernah meninggalkanmu.


Rabu, 01 Juni 2011

Kamu yang tak pernah coba mengerti(Mon, 09 Aug 2010 04:14:24 GMT)

Aku memang tidak tahu apa-apa tentang dirimu.
Maka dari itu aku tidak ingin berlarut larut menyakitimu

Seandainya hatiku kuberikan ruang untuk menampung semua yang kamu tau
Selanjutnya ruang apa yang harus aku sediakan dihatiku untuk menampung semua ketidak tahuanmu?
huufttt.....

Tapi yakinlah
Aku hanya sebuah kerikil kecil tak tajam yang takkan mampu melukai kakimu
Aku hanya sekelebat debu yang akan segera sirna dengan sedikit kibasan tanganmu
Layaknya embun pagi yang akan segera menguapperlahan nan pasti tertimpa mentari

See you smile, I'M happy.
See you laught, i'm very happy.
Aku yakin tanpa aku, kamu dapat tertawa lebar
Tanpa aku, kamu akan lebih menikmati hidupmu

I'm so sory.
Yang tak pernah mampu berdiri tegar dihadpanmu lagi
Yang tak mampu mengucap kata pamit dengan kalimat terindah

Yang kamu tau
Sikapku akan semakin membuatmu membenciku
Tingkahku akan semakin menyakitimu

Biarlah
Tuhan yang akan menentukan

Aku memang manusia aneh
Manusia tanpa "PENJELASAN".

Unseen but felt!

Aku berlari menembus malam
Sekencang-kencangnya hingga menembus tapal batas dunia
Menyusup dimensi yang lain
Coba mencari jawab

Dingin!
Menggigil aku dalam kabut pekat
Kuraih gumpalan awan ku umpamakan selimut malam
Tetap saja aku menggigil
Tak kutemukan jawab

Aahhhhhhhhhhh..
Aku kembali berlari sekencang-kencangnya
Mencari disetiap sudut kaki-kaki langit
Lorong-lorong sempit kegelapan
Tetap tidak ku temukan jawab

Cinta tidak memberikan apa-apa
Kecuali keseluruhan dirinya, utuh, penuh, pun tidak mengambil apa-apa,kecuali dirinya sendiri.
Cinta tidak memiliki ataupun dimliki
Karena cinta telah cukup untuk dicinta.

<"Pabila kamu mencintai Janganlah berkta"Tuhan ada didalam hatiku" tapi sebaiknya engkau merasa"Aku berada didalam Tuhan".(K.gibran).>

Tak terlihat, hanya terasa.

Minggu, 29 Mei 2011

Perasaan yang kau simpan, Aku tahu.


Maafkan aku
Aku tahu hatimu menyimpan rasa itu
Aku tahu hatimu berkecamuk menahan rasa rindu yang semakin menggebu
Tapi kau berusaha bungkam
Kau senbunyikan cintamu di balik awan yang bergelayut mendung

Tapi tak bisa kau sembunyikan sedikitpun dari raut wajahmu
Sehingga aku dapat membacanya jelas di setiap lakumu

Aku tahu
Aku tahu itu

Aku bukan manusia yang tak berperasaan
Hanya saja aku takut menyakitimu
Seperti hati hati sebelum kamu

Berikan aku waktu
Biarkan aku menilaimu
Dan biarkan aku memikirkan
Apakah aku tidak akan menyakitimu nantinya

Dan jika nantinya aku memutuskan untuk bersamamu
Tentunya kamu sangat berarti buatku
Kan kujadikan dirimu kumparan intan permata yang kusemat direlung hatiku yang terdalam.

Aku mungkin egois
Tapi yakinlah semua demi kebaikanmu.

Senin, 23 Mei 2011

Renungan

Rasanya masih saja sulit untuk memulai
Mencoba merajut sebuah rasa
Bukan karena sebuah rasa yang tertinggal
Apalagi sebuah kenangan
Atau entah apalah itu, aku sulit mengejawantahkannya
Hanya saja enggan untuk menciptakan rasa itu!

Mungkin sudah terlanjur mati
Mati tertimbun rasa sunyi kesepian
Kesepian yang ku ciptakan sendiri
Bukan kesepian dari hati hati yang ingin menemani

Tapi hanya ingin sendiri
Dengan sebuah keyakinan yang aku pasti
Sudah ada yang menantiku dengan jawaban itu
Jawaban dari sebuah rasa
Yang pastinya berbeda dari semua RASA yang pernah ADA

Aaaah itu juga hanya sebuah hayalan
Walaupun kenyataannya memang seperti itu
Dan pasti seperti itu
Hanya tinggal menunggu waktu saja
Tapi waktu itu takkan pernah datang
Jika ego yang tertanam

Andai setiap orang memahami
Cinta itu sesungguhnya bukan masalah dua orang
Melainkan adalah masalah satu orang saja
Jika kita mencari yang kita innginkan
Yakinlah kita tidak akan pernah menemukannya
Karena memang Tuhan menciptakannya demikian
Tidak ada yang diciptakan-NYA dalam keadaan sempurna

Menerima setiap kekurang itu yang terpenting
Dan menjadikannya sempurna itu yang terbaik

Selasa, 10 Mei 2011

Puisi Cintaku Untukmu!

Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untukku

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap aku menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untukku
Mengurai senyum disetiap perjalananku
Mendera doa disetiap detik nafasku
Ibu... kau berlian dihatiku

Relung hatimu begitu indah
Hingga Aku tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Aku hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundakku
Ibu Lihatlah kini aku
Walaupun Aku tak sebaik orang lain
Tapi, kurasa aku bisa membahagiakanmu dengan jerihku

Ibu...
Jangan benci ak
jika ak membuatmu menangis.

Ibu dirimu pergi begitu cepat
Sebeleum aku bisa membahagiakanmu.
Hanya DOA yg bisa kukirim padamu.,.,.

I LOVE U!

Jumat, 29 April 2011

Masih Tentang bayangan.

Aku berdendang dalam keheningan
Ku nyanyikan lirik bisu dengan bibir kelu
Ku tulis dan kurangkai bait demi bait nyanyian buram
Kuselipkan sedikit rasa benci untuk membuang rasa sayang
Inginkan hilang semua bayang.

Sangat yakin....
Berharap kau kan pudar dalam terang dan hilang terbawa pekatnya malam
Sirna bersama berlalunya angin barat
Membakarmu dalam garis edar matahari di khatulistiwa dari Bujur timur hingga Lintang selatan....
Dan menenggelamkanmu dalam hitamnya samudera Pasifik.

Aku berharap angin selatan tak membawa aromamu kembali disini
Biarkan saja kau mati tanpa menyisakan sesak yang membunuh "HATI"
Agar aku bisa tertawa meski terpaksa aku tak perduli.

Aaaaaaaaaahhhh.,.,.,.
Percuma saja aku memaki
Guratmu masih membekas disini
Di balik dada ini
Meskipun samar tetap saja berbentuk sebuah hati
Padahal sudah ku koyak dengan belati logika
Tetap saja tak terluka

Aaaaaaaaaaahhhh.,.,.,
Ternyata memang tak bisa kupungkiri hati
Bahwasanya cinta sejati itu akan mendarah dan mendaging di hati
Sampai pemilik hati mati mungkin berhenti..

Aku..!
Akulah pemilik hati itu
Hati
Sebuah hati yang tak bertuan.

Selasa, 26 April 2011

Galau Dalam Diam.

Aaaaahhh....
Masih saja bising itu mendengung ditelingaku.,.,
Berteriak teriak dalam kepalaku..
Tak lelahkah kau bermain dengan pikiranku?

Sedangkan aku disini hanya diam terpaku.,.,.
Tapi kau selalu saja menghantui dalam setiap detik senyapku.,.
Padahal Hingga detik inipun I don't know who you are...
Kenapa kamu selalu hadir dalam setiap mimpi dan pikir nyataku?

Kenapa kau tak hadir saja dihadapanku..
Agar aku bisa menyentuhmu dalam nyata dengan untaian senyum terindahmu,yang selalu kau hadirkan dalam setiap mimpi dan khayalku
Apa yang membuatmu enggan untuk menyapaku?
Aku disini sangat merindukanmu..
Sangat menantikan kehadiranmu..

Aku bosan menggapaimu dalam sebuah khayal setiap waktu
Aku lelah mencarimu dalam setiap lorong jiwa dan sudut keputus asaanku
Aku letih, terperi tak berujung henti...

Apakah kamu adalah seorang Dewi?
Hingga diriku terlalu hina untuk kau temui?
Atau kamu hanya sekedar ingin mempermainkanku?
Apakah kamu setan yang tak rela melihat aku bahagia?
Atau kamu hanya sebuah oase fiktif yang tercipta dari sisi gelapku?
Atau kamu hanya sebuah embun yang ingin menghiburku sesaat dan segera hilang saat mentari menerpamu?
Lalu untuk apa kau selalu hadir?

Tidak!
Aku hanya ingin berpkir hal yang baik tentang dirimu..
Mungkin belum saatnya kamu hadir dihadapanku..
Aku tahu sebenarnya kamu juga sudah tak sabar ingin memelukku..
Aku tahu kamu sedang menangis menantikan saat itu..
Aku tahu....
Aku Tahu kamu selalu memperhatikanku...

Dan yang harus aku lakukan hanyalah menunggu.,.,
Sampai kamu siap untuk menumpahkan rindumu dalam dekapku..
Jangan terlalu lama...
Aku pasti akan mati mengering dalam ketandusan....

Karna aku..
vous aime maintenant et pour toujours...